Translate To

Kamis, 11 April 2013

Sapi Milking Shorthorn, Sapi Devon, Sapi Redpoll


PENDAHULUAN
Pembangunan bidang  peternakan merupakan bagian dari pembangunan sektor pertanian yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan non karbohidrat terutama protein dan mineral penting lainnya, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, kebutuhan akan produk peternakan menjadi sangat tinggi yang dikarenakan oleh peranannya sebagai produk yang mengandung gizi penting bagi kehidupan.
            Di Indonesia sendiri sapi perah masih sangat sedikit dan sejauh ini produk susu yang dihasilkan belum pernah bisa mensuplai persediaan susu untuk masyarakat di Negara sendiri, hal ini diakibatkan oleh belum banyaknya peternakan besar yang mampu berproduksi susu sapi dalam jumlah yang banyak, hal ini sesuai dengan pendapat Erwidodo, (1993) yang menyatakan bahwa Peternakan sapi perah di Indonesia umumnya merupakan usaha keluarga di pedesaan dalam skala kecil, sedangkan usaha dalam skala besar masih sangat terbatas dan umumnya merupakan usaha sapi perah yang baru tumbuh.
Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) susu segar itu merupakan cairan yang berasal dari ambing sapi sehat dan bersih yang diperoleh dari cara pemerahan yang benar serta kandungan alaminya tidak dikurangi atau ditambah suatu apapun dan belum mendapat perlakuan apa pun5. Kondisi peternakan sapi perah di Indonesia saat ini adalah pertama; (a) skala usahanya kecil (2-5 ekor), (b) motif produknya adalah rumah tangga, (c) dilakukan sebagai usaha sampingan tanpa terlalu memperhatikan laba rugi dan masih jauh dari teknologi serta didukung oleh manajemen usaha dan permodalan yang masih lemah dan (d) kualitas secara umum bervariasi dan bersifat padat karya. Kedua, secara 5 Irfan Arief, 2008. Lebih Baik Mengkonsumsi Susu Segar. National Cardiovascular Center Harapan Kita. www.pjnhk.go.id (09 Mei 2008)
Sapi perah merupakan komoditas yang masih sangat perlu dikembangakan di atas kebutuhan masyarakat akan susu yang semakin meningkat. Dalam makalah ini kelompok kami membahas ciri asal usul sapi dual purpose yang terbagi atas sapi milking shorthorn, sapi devon, dan sapi redpoll.
Faktanya  peternakan sapi perah merupakan usaha yang menguntungkan dibandingkan dengan usaha ternak yang lain. Beberapa keuntungan usaha ternak sapi perah menurut Sudono et al., (2003) adalah :
a) Peternakan sapi perah termasuk usaha yang tetap, karena fluktuasi harga, produksi dan konsumsi tidak begitu tajam.
b) Sapi perah sangat efisien dalam mengubah pakan menjadi protein hewani dan kalori.
c) Memiliki jaminan pendapatan yang tetap.
d) Penggunaan tenaga kerja yang tetap dan tidak musiman.
e) Pakan yang relatif murah dan mudah didapat karena sapi perah dapat menggunakan berbagai jenis hijauan yang tersedia atau sisa-sisa hasil pertanian.
f) Kesuburan tanah dapat dipertahankan dengan memanfaatkan kotoran sapi perah sebagai pupuk kandang.
g) Pedet yang dihasilkan jika jantan bisa dijual untuk sapi potong, sedangkan pedet betina bisa dipelihara hingga dewasa dan menghasilkan susu.
















TINJAUAN PUSTAKA
Usaha ternak sapi perah merupakan usaha yang menguntungkan dibandingkan dengan usaha ternak yang lain. Beberapa keuntungan usaha ternak sapi perah menurut Sudono et al., (2003) adalah :
a) Peternakan sapi perah termasuk usaha yang tetap, karena fluktuasi harga, produksi dan konsumsi tidak begitu tajam.
b) Sapi perah sangat efisien dalam mengubah pakan menjadi protein hewani dan kalori.
c) Memiliki jaminan pendapatan yang tetap.
d) Penggunaan tenaga kerja yang tetap dan tidak musiman.
e) Pakan yang relatif murah dan mudah didapat karena sapi perah dapat menggunakan berbagai jenis hijauan yang tersedia atau sisa-sisa hasil pertanian.
f) Kesuburan tanah dapat dipertahankan dengan memanfaatkan kotoran sapi
perah sebagai pupuk kandang.
g) Pedet yang dihasilkan jika jantan bisa dijual untuk sapi potong, sedangkan pedet betina bisa dipelihara hingga dewasa dan menghasilkan susu.

Peternakan sapi perah di Indonesia umumnya merupakan usaha keluarga di pedesaan dalam skala kecil, sedangkan usaha dalam skala besar masih sangat terbatas dan umumnya merupakan usaha sapi perah yang baru tumbuh (Erwidodo, 1993). 

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) susu segar itu merupakan cairan yang berasal dari ambing sapi sehat dan bersih yang diperoleh dari cara pemerahan yang benar serta kandungan alaminya tidak dikurangi atau ditambah suatu apapun dan belum mendapat perlakuan apa pun5. Kondisi peternakan sapi perah di Indonesia saat ini adalah pertama; (a) skala usahanya kecil (2-5 ekor), (b) motif produknya adalah rumah tangga, (c) dilakukan sebagai usaha sampingan tanpa terlalu memperhatikan laba rugi dan masih jauh dari teknologi serta didukung oleh manajemen usaha dan permodalan yang masih lemah.
MATERI DAN METODE
Materi
Makalah ini membahas ciri sapi secara umum dari sapi tipe dual purpose yang terdiri dari sapi milking shorthorn, sapi devon , dan sapi redpoll, materi makalah diperoleh dari internet dan buku lain yang berhubungan dengan isi pokok bahasan yakni sapi tipe dual purpose.

Metode
Makalah disusun berdasarkan sistematika yang ditentukan, isi sesuai dengan yang sumber yang sebenarnya tanpa ada penggantian nama dan isi tulisan



















HASIL DAN PEMBAHASAN
1.Sapi milking shorthorn

Ciri-ciri sapi shorthorn adalah sebagai berikut;
·         Warna bervariasi dari hampir putih sampai merah semua, dan ada yang bewarna campuran merah dan putih.
·         Bobot badan ideal jantan 955 kg, berat pada saat lahir 34 kg
·         Kadar lemak susunya 3,65%
·         Produksi susunya 5.126 kg per laktasi
Shorthorns masuk ke Amerika Serikat pada tahun 1783,  pada awal masuknya Shorthorns ke Virginia. Sapi ini disebut peranakan 'Durhams', menjadi favorit para penduduk, baik produksi susu dan dagingnya.

Shorthorns paling banyak ditemukan di Kepulauan Inggris, Amerika dan Australia, baik merah, merah dan putih, putih atau roan, kebanyakan warna sapi shorthorn sekarang ini adalah campuran merah dan putih dan warna tersebut tidak ditemukan pada sapi jenis lain
Asal, Sejarah dan Perkembangan
Sapi shorthorn berasal dari Laut Utara, di pantai timur sebelah utara Inggris, Eropa, dan berkembang biak di sepanjang sungai Tees. Perkembangan sapi ini berawal dua ratus tahun sebelum 1780  bertanduk pendek dan dikembangkan di perkebunan Yorkshire Dukes dan Earls dari Northumberland.  Dan pada pertengahan 1600 sapi ini dikembangkan di Stanwick dan banyak mengalami seleksi sampai produksinya sesuai dengan yang diharapkan petani
Shorthorn terbagi atas 3 nama yaitu Bates, Booth dan Cruickshank. Bates dan Booth adalah jenis yang dikembangkan di inggris dan disebut shorthorn inggris. Sedangkan Cruickshank adalah jenis yang dikembangkan di Skotlandia dan disebut dengan Shorthorns Skotlandia. Jenis Bates dari Shorthorns terkenal dengan kualitas susu yang baik. Sedangkan jenis Cruickshank terkenal dengan kualitas dagingnya yang bagus.Sebagian besar impor awal Shorthorns ke Amerika berasal dari Inggris dan termasuk jenis Bates dan Booth kualitas perahnya sangat baik.


Masuknya Shorthorns USA pada tahun 1783
Sapi shorthorn dibawa dari Inggris oleh Mr Gough Maryland dan rekannya Miller dari Virginia.  Karena kualitas perahan yang sangat bagus maka susu perahan shorthorn dipamerkan di Chicago pada tahun 1893 Karena hasil perahan yang baik peternak di Amerika Serikat memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki genetika hewan mereka dengan berpartisipasi dalam pengujian produksi penilaian sifat jenis, kinerja laba. Peternak menggunakan semen dari lembu yang keberhasilan perkembangbiakannya sangat baik.
2. sapi devon



Cirri-ciri sapi devon;
·         Ukuran relative besar
·         Warna tubuh merah
·         Tanduk panjang dan melengkungBerasal dari inggris dan pada tahun 1623sapi ini masuk ke Plymouth Colony.
Sapi  yang berasal dari Devonshire Inggris ini telah lama diakui sebagai sapi yang sangat kuat sebagai pekerja dan terkenal dengan daya adaptasi yang sangat baik. Dan beberapa tahun kemudian, ternak ini dikembangkan menjadi sapi yang serbaguna dan ideal, sangat baik digunakan sebagai pekerja, mempunyai produksi susu yang tinggi, dan karkas yang dihasilkan tergolong karkas yang berkualitas. Tetapi akhir-akhir ini keberadaan sapi devon sebagai sapi perah mulai tergeser sebagai sapi perah dengan adanya sapi yang memang genetiknya sudah sebagai sapi perah yang kualitas perahnya tinggi seperti Holstein dan Jersey, dan sapi devon kalah dari segi kuantitas susu yang dihasilkan. Sehingga Pada tahun 1952 komunitas pengembang sapi devon memutuskan menggunakan sapi devon sebagai sapi potong untuk mempertahankan keberadaannya.
Namun ada juga beberapa komunitas yang tetap mempertahankan tripelfungsi dari sapi devon ini sehingga pada tahun 1978 sapi devon ini digunakan sebagai bahan penelitian atas tripelfungsinya dalam mengembangkan jenis-jenis sapi lainnya.

Sapi perah devon triple-tujuan berkembang biak dan  beradaptasi sangat baik pada daerah yang sangat kritis sekalipun, pada daerah yang hijauannya sedikit dan beriklim tidak bagus, sapi ini dapat  bertahan hidup dengan sangat baik dan sangat sehat.Sapi devon berwarna merah, tapi ambingnya berwarna putih, dan warna belang putih merah pada ekor atau skrotum. memiliki tanduk melengkung berukuran sedang yang berwarna terang dengan ujung gelap.Pemilihan untuk daging atau susu dalam jenis ini tidak pernah menjadi prioritas utama.
Devon berbentuk bulat dan kompak, dan apabila ditangani dengan baik akan memiliki temperamen jinak. Sapi ini sangat memberi kontribusi bagi para petani dengan tripelfungsinya yang sangat baik. Devons sangat dihargai dalam koloni-koloni Amerika, karena kekuatannya yang besar, kecerdasan, kecepatan cepat dan daya tahan.
Pada masa sekarang Devons masih dicari untuk digunakan sebagai lembu. Karena Sifat-sifatnya sangat berharga. Pada 1858, William Youatt menyatakan bahwa "Devon sangat layak dikembangkan karena hamper mencapai kesempurnaan dalam produksinya.

3. sapi redpoll














Cirri-ciri sapi redpoll;
·         Warna kulit merah
·         Ukuran besar
·         Tubuh kokoh dan kompak
·         Diutamakan sebagai pedaging.
·         Tidak mempunyai tanduk

Sapi redpoll berasal dari inggris dan dikembangkan sebagai sapi dual purpose. Peternak jenis ini sangat mudah digemukkan dan memiliki kualitas perahan yang baik.
Di tempat asalnya sapi ini tidak di khususkan sebagai sapi perah melainkan di utamakan sebagai sapi potong.
Sapi redpoll Di Amerika
GP Taber dari New York State mulai mengimpor sapi Merah pada tahun 1873. Pada awalnya hanya 3, tapi dua tahun kemudian, ia impor empat sapi lebih; pada tahun 1882 membawa lebih dari tiga lembu. Pengembangan sapi ini dilakukan di Amerika Serikat dan sapi nya didatangkan dari Inggris lalu mengalami penyebaran ke Kanada











KESIMPULAN
Sapi shorthorn berasal dari inggris, warna bervariasi dari putih sampai hitam Bobot badan ideal jantan 955 kg, berat pada saat lahir 34 kg,Kadar lemak susunya 3,65% dan Produksi susunya 5.126 kg per laktasi. Sapi devon berasal dari inggris dan keberadaannya sebagai sapi perah tidak terlalu di prioritaskan karena kekuatannya sebagai pekerja. Sapi redpoll berasal dari inggris dan tidak diprioritaskan sebagai sapi perah melainkan diutamakan sebagai sapi potong.













DAFTAR PUSTAKA
Daryanto, A. 2007. Kondisi Permasalahan dan Arah Kebijakan Persusuan
Indonesia. www. google.com.
Seminar. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian. Bogor.
Firdaus, M. 2004. Ekonometrika Suatu Pendekatan Aplikatif. Bumi Aksara.
Jakarta.
Fitriani, A. 2001 Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan
Ginanjar, G. 2004. Peran Koperasi Terhadap Masyarakat Sekitar Hutan (Studi
Ridwan, W.A. 2006. Pengembangan Agribisnis Peternakan Sapi Perah
Pendapatan Anggota Peternak Sapi Perah. Skripsi. Jurusan Ilmu-ilmu
Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Briggs, HM & Briggs DM. Modern Breeds Ternak. Edisi Keempat. Macmillan Publishing Co 1980
Asosiasi Amerika pemerahan Devon . 135 Old Bay Road, New Durham, NH 03855:. Phone 603-859-6611 Email: mdevons@worldpath.net

Tidak ada komentar: